Minggu, 15 Januari 2012


Assalamualaikum wr. wb.

Yang terhormat  Kepala SMPN 1 Jombang
Bapak ibu guru yang saya hormati
dan Teman-teman yang saya sayangi

Pertama-tama marilah kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul dalam acara Penghijauan Lingkungan dalam rangka Penghijauan Kota Jombang dalam keadaan sehat.

Hadirin yang berbahagia, pada kesempatan ini perkenankan saya untuk mengutarakan sedikit tentang penghijauan. Di era globalisasi seperti ini, lahan-lahan kosong mulai hilang, pabrik-pabrik banyak dibangun sehingga polusi udara makin meningkat. Hutan yang disebut paru-paru dunia mulai menipis. Itu semua dapat menimbulkan dampak yang tidak baik bagi alam dan kita semua. Disaat inilah penghijauan menjadi sebuah hal yang sangat penting. Penghijauan merupakan suatu usaha dalam upaya perbaikan alam. 

Banyak manfaat yang diperoleh dari penghijauan, contohnya: berkurangnya polusi udara, keasrian lingkungan, terciptanya kestabilan alam, dan sebagainya.
Ada berbagai cara yang dapat kita lakukan untuk menggalangkan penghijauan, seperti reboisasi, pembuatan taman kota, dan menggunakan sistem tebang pilih tanam. Dalam penggalangan penghijauan ini, kita tidak boleh hanya sekedar menunggu orang lain atau pemerintah untuk melaksanakannya, namun ini menjadi tanggung jawab kita bersama.
 

Kita bisa melakukanya dari hal-hal yang kecil, menyisakan lahan untuk menanam pohon yang rindang di rumah, menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi sekarang kita berada dalam keadaan yang padat akan polusi, kita bisa ikut berpartisipasi dengan melakukan kegiatan kegiatan positif contohnya ya seperti yang saya jelaskan barusan.

Usaha yang dapat kita lakukan bukan hanya menanam pohon pada lahan kosong yang tersisa. Namun, banyak lagi hal kecil yang dapat kita lakukan di lingkungan rumah dan sekolah yang membawa dampak positif yang cukup besar. Hal-hal kecil yang dapat kita lakukan di lingkungan rumah maupun di sekolah tersebut, antara lain:
·         Selalu gunakan kertas di kedua sisinya
·         Edit dan periksa dengan benar tulisan sebelum print
·         Gunankan kembali amplop bekas
·         Matikan lampu saat siang hari
·         Matikan AC saat pagi hari    
Tidak harus usaha besar untuk mencapai hasil yang besar, yang penting dilakukan dengan sungguh-sungguh. Dan semua hal kecil itu harus kita terapkan dalam kegiatan kita sehari-hari agar polusi atmosfer bumi dapat berkurang dan usaha penghijauan kita tidak sia-sia.
Dengan harapan dari hal-hal kecil yang kita lakukan dapat menimbulkan manfaat yang besar. Jadi mulai sekarang jaga alam untuk masa depan kita dan anak cucu kita nanti.
Demikian yang dapat saya sampaikan. Jika ada kesalahan dari tutur kata saya, baik disengaja atau tidak saya mohon maaf. Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. wb

Selasa, 22 November 2011

10 Tips Ramah Lingkungan



  1. Gunakan transportasi umum. Banyak yang memiliki kendaraan pribadi tapi kalau memikirkan tingkat kemacetan, polusi, harga perawatan mobil, harga bahan bakar, dan pajak, punya mobil jadi seperti beban bukan kemewahan. Alternatif yang mudah, gunakan transportasi umum seperti bis, kereta, dan lainnya. Tapi jika memang terpaksa coba buat sistem satu mobil untuk banyak orang, dan bukannya satu orang satu mobil untuk mengurangi efek polusi kendaraan bagi lingkungan.
  2. Beli bekas. Membeli barang bekas bisa mengurangi yang disebut carbon footprint, karena nggak ada rantai pengadaan barang. Jika sering dilakukan oleh banyak orang, these small contributions can make a huge difference. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan uang tambahan dari barang pribadi yang sudah nggak terpakai lagi dengan mengadakan garage sale.
  3. Back to basics. Harga diaper nggak bisa dibilang murah. Mengapa sesuatu yang cuma sekali pakai bisa semahal itu? Pada jaman ibu dan nenek kita, popok kain jadi pilihan satu-satunya dan ramah lingkungan karena bisa digunakan berkali-kali. Kenapa nggak balik ke popok kain dan waslap? Selain itu bisa juga mengganti tisu dengan serbet atau saputangan. Kembali ke masa lalu kadang malah jadi lebih hemat serta eco-friendly.
  4. Sampai tetes penghabisan. Orangtua bisa mengajarkan hal penting pada anak yaitu berhemat. Barang seperti pasta gigi, sabun mandi dan shampoo bisa digunakan bersama. Sabun cair dan shampoo bisa ditambah dengan air agar lebih banyak. Produk-produk tersebut biasanya mengandung sodium lauret sulfat, zat yang menimbulkan busa; sehingga sedikit tambahan air nggak akan mempengaruhi kegunaannya. Jangan biasakan si kecil untuk mandi berendam, karena banyak menggunakan air! Hanya untuk saat tertentu saja. Biasakan si kecil agar bisa menghargai lingkungan sedari dini.
  5. Gunakan pembersih alami. Baking soda dan cuka bisa digunakan sebagai alat pencuci yang murah menggantikan sabun. Bisa juga menggunakan lemon untuk menghilangkan lemak. Kalau punya taman kecil, gunakan kopi atau ampas teh sebagai pupuk.
  6. Jadi veggie. Inflasi membuat harga bahan pangan menjadi naik, terutama daging. Apalagi peternakan sapi dan pemrosesan daging juga punya kontribusi tinggi pada jumlah sampah lingkungan. Perbanyak menyantap tempe, tahu dan kacang-kacangan sebagai alternatif protein.
  7. Mengunjungi tempat wisata lokal. Indonesia memiliki keindahan alam yang beragam dan bisa jadi tujuan wisata yang menarik. Biasakan anak untuk menghargai apa yang dimiliki negaranya. Berlibur ke luar negeri memang menyenangkan, tapi yang terpenting adalah bersenang-senang bersama keluarga, punya pengalaman tak terlupakan dan minim carbon footprint.
  8. Jangan berbelanja berlebihan. Salah satu sifat dasar manusia adalah belanja dan mengoleksi barang tertentu. Biasakan untuk berpikir sebelum membeli. Apakah kita memang perlu punya alat fitnes di rumah atau mesin pembuat kopi? Live simply. Setiap muncul keinginan membeli sesuatu yang nggak perlu, masukkan uang tersebut ke dalam celengan. Belanjakan di akhir tahun sebagai reward. We promise you’ll be the happier for it.
  9. Stop using plastic. Atau setidaknya kurangi. Biasakan membawa tas kain atau kotak penyimpan seperti Tupperware sebagai pengganti kantong plastik untuk menyimpan belanjaan. Bawa minum di botol bisa mengurangi sampai plastik botol air mineral. Membawa makanan dari rumah, mengurangi penggunaan plastik pembungkus dan sekaligus berhemat.
  10. Anything eco-friendly. Sebisa mungkin gunakan barang elektronik yang ramah lingkungan dan tidak boros listrik. Pastikan menggunakan listrik secukupnya serta memastikan pembuangan kendaraan bermotor kita nggak mengotori lingkungan. Print hanya bila perlu dan gunakan kedua sisi kertas. Minta tagihan dikirim lewat e-mail. Tidak usah mencetak bukti saat ke bank atau ATM. Aplikasikan sistem reduce, reuse, recycle pada setiap sisi kehidupan kita.

Minggu, 30 Oktober 2011

Di Lingkungan Rumah
Hemat energi Listrik

  • Matikan semua alat elektronik saat tidak digunakan, bukan standby sebab standby masih menunjukkan alat tersebut masih menggunakan listrik. Artinya Anda terus berkontribusi pada pemanasan global.
  • Pilihlah perlengkapan elektronik serta lampu yang hemat energi
  • Saat matahari bersinar hindari penggunaan mesin pengering, jemur dan biarkan pakaian kering secara alami.
  • Gunakan Lampu LED Jauh lebih hemat dalam hal pemakain listrik
Hemat air
  • Matikan keran saat sedang menggosok gigi atau memakai sabun
  • Gunakan air bekas cucian sayuran dan buah untuk menyiram tanaman
  • Segera perbaiki keran yang bocor - keran bocor menumpahkan air bersih hingga 13 liter air per hari
  • Jika mungkin mandilah dengan menggunakan shower. Mandi berendam merupakan cara yang paling boros air.
Hemat kayu dan kertas
  • Selalu gunakan kertas di kedua sisinya
  • Edit dan periksa dengan benar tulisan sebelum di Print
  • Gunakan kembali amplop bekas 
Kurangi, pakai lagi dan daur ulang (Reduce, Reuse and Recycle)
  • Bantulah mengurangi tumpukan sampah dunia
  • Jangan gunakan produk 'sekali pakai' seperti piring dan sendok kertas atau pisau, garpu dan cangkir plastik
  • Gunakan baterai isi ulang
  • Pilih kalkulator bertenaga surya
  • Simpan makanan dalam wadah keramik, hindar

Saat Berbelanja
Pilihlah produk segar secara hati-hati
  • Beli bahan-bahan makanan organik. Proses penanaman bahan-bahan makanan non-organik menggunakan bahan kimia berbahaya seperti pestisida, yang dapat mencemari jalan air dan seluruh lingkungan sekitar.
  • Beli buah-buahan dan sayuran yang sedang musim untuk mengurangi biaya transportasi yang berlebihan untuk mengimport barang-barang tersebut. Jika memungkinkan, belilah bahan makanan produksi lokal
Kurangi sampah dan polusi, hematlah energi 
  • Belilah produk daur ulang atau produk yang dapat di daur ulang, misalnya tisu toilet dan alat-alat tulis,
  • Jika anda pergi ke supermarket dengan menggunakan mobil, ajaklah teman anda - perjalanan dengan satu mobil lebih baik daripada menggunakan dua mobil
  • Bawalah kantong belanjaan anda sendiri atau gunakan plastik bekas pakai ketika berbelanja
  • Belilah dalam jumlah besar jika memungkinkan, hal ini selain dapat menghemat pengepakan dapat juga meghemat uang
  • Jangan membeli air minum botolan jika anda yakin air keran anda aman dikonsumsi
  • Transportasi air dari sumbernya ke rak supermarket adalah pembuangan energi yang mahal. Apalagi, sampah botol gelas dan plastik yang kita hasilkan sudah sangat banyak.
  • Belilah peralatan rumah tangga yang paling hemat energi yang dapat anda jangkau

Hindari bahan kimia berbahaya
  • Hindari pembelian sampo anti kutu yang mengandung pestisida
  • Pilihlah produk pembersih yang biogradable sehingga bahan kiminanya hanya memberikan sedikit dampak pada sistem tanah dan air kita

Di Lingkungan KEBUN
Hemat air
  • Jika mungkin, hindari penggunaan selang.
  • Gunakan kaleng penyiram tanaman atau ember untuk mencuci mobil.
  • Siramlah tanaman di sore hari agar air mudah meresap kedalam akar. Penyiraman pada siang hari hanya membuat air menguap percuma.
  • Biarkan rumput di halaman tumbuh sedikit lebih tinggi - hal ini akan mengurangi konsumsi air.
  • Gunakan air hujan untuk menyiram kebun.
Kurangi Sampah, Kurangi Pencemaran
  • Jangan membakar sampah - karena dapat memproduksi bahan kimia berbahaya, serta menghasilkan karbon dioksida yang berkontribusi pada perubahan iklim.
  • Upayakan penggunaan pupuk dan pestisida organik yang ramah lingkungan - selain dapat mengurangi polusi, produk organik lebih ramah terhadap hewan. Bahan kimia dari pupuk akan terkumpul di lautan dan dapat membahayakan keseimbangan lingkaran-kehidupan.
  • Tanamlah tanaman anti penyakit dan anti hama.
  • Gunakan tanaman untuk menolak serangga. Sebagian tumbuhan dan bunga - seperti zodia, sereh dapat mengusir serangan serangga.
Selalu hargai alam
  • Percantik kebun Anda dengan keindahan bunga-bunga liar
  • Luangkan waktu menikmati keindahan alam bersama keluarga dan teman-teman
  • Dukunglah kehidupan liar di kebun dengan meletakkan sarang burung, membuat kolam dan menanam tanaman dan bunga liar sebanyak-banyaknya.
  • Tanam jenis pohon lokal
  • Jangan petik bunga-bungaan, biarkan dia tetap mempercantik alam terbuka

Kalau Jalan-jalan liburan

Hemat energi, kurangi sampah dan polusi
  • Hindari bepergian dengan pesawat udara jika memungkinkan - perjalanan udara memerlukan jumlah bahan bakar yang sangat besar dan dapat menimbulkan efek rumah kaca.
  • Buanglah sampah secara bertanggung jawab - ini dapat berbahaya bagi kehidupan liar
  • Gunakan kembali handuk-handuk dan berpartisipasilah dalam setiap langkah penghematan yang dilakukan oleh hotel
  • Buanglah sampah sanitasi secara benar. Jangan membuang cotton buds, kondom, tampon dan plastik ke dalam toilet - atau anda akan menemukannya kembali di pantai saat kunjungan anda berikutnya
  • Ambil semua sampah rumah tangga di pantai - penyu seringkali terbunuh oleh sampah plastik yang seringkali keliru dianggap sebagai ubur-ubur oleh penyu. Banyak sampah berbahaya yang memerlukan waktu tahunan untuk diurai.
Hargai alam
  • Jangan ikut berpartisipasi dalam kegiatan berburu atau memancing kecuali jika kegiatan tersebut bertujuan untuk ambil bagian dalam rencana pengelolaan yang lebih efektif.
  • Jangan tergoda untuk menyentuh binatang/hewan liar dan menganggu habitat baik di darat, pantai maupun dalam laut
  • Berhati-hatilah saat memilih suvenir untuk dibawa pulang. Banyak spesies dari koral sampai gajah dan alligator terancam kepunahan karena mereka banyak diambil untuk suvenir.
  • Kapal boat dan jet-ski menimbulkan polusi suara dan kimia yang akan mengganggu kehidupan liar - jangan biarkan mesin terus-terusan menyala jika tidak digunakan
  • Jika anda berlayar, berselancar atau berselancar angin, jagalah jarak paling tidak 100m dari sarang anjing laut atau burung laut agar tidak menganggu mereka.

Di Lingkungan Kerja

Berangkat ke tempat kerja
  • Gunakan transportasi publik, sepeda atau berjalan kaki daripada menggunakan mobil untuk berangkat ke kantor
  • Jika anda berkendara untuk berangkat kerja, cobalah untuk berangkat bersama-sama dengan kolega yang tinggal berdekatan atau sejalan kebijakan personal
  • Atur printer anda untuk mencetak di kedua sisi kertas
  • Gunakan email jika memungkinkan, daripada menggunakan mesin fax atau tulisan tangan
  • Gunakan kembali amplop bekas
  • Recycle kertas bekas pakai
  • Matikan lampu ruang meeting dan matikan komputer serta alat elektronik lainnya jika tidak digunakan
  • Gunakan Monitor komputer dengan yang LCD lebih hemat
  • Gunakan AC seminimal